Cara Daftar Haji Plus Haji Reguler dan Perbandingan Haji Plus dengan Haji Reguler
Menunaikan ibadah haji merupakan impian hampir setiap muslim. Namun sebelum berangkat ke Tanah Suci, calon jemaah perlu memahami berbagai pilihan program haji yang tersedia di Indonesia.
Secara umum, terdapat dua jalur yang paling dikenal masyarakat, yaitu haji reguler dan haji khusus atau yang lebih populer disebut haji plus.
Kedua program tersebut sama-sama resmi, sah, dan berada dalam pengawasan pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.
Perbedaannya terletak pada biaya, masa tunggu keberangkatan, fasilitas yang diperoleh, dan mekanisme pendaftarannya.
Sebagian masyarakat memilih haji reguler karena biaya awal pendaftarannya relatif lebih terjangkau. Sementara sebagian lainnya memilih haji plus karena masa tunggunya lebih singkat.
Tidak sedikit pula calon jemaah yang masih bingung menentukan pilihan karena belum memahami perbedaan mendasar antara keduanya.
Daftar Haji Reguler
Untuk mendaftar haji reguler, calon jemaah terlebih dahulu menyiapkan dokumen identitas seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran atau dokumen pendukung lainnya.
Setelah itu, calon jemaah membuka rekening tabungan haji pada bank penerima setoran yang ditunjuk pemerintah.
Tahap berikutnya adalah melakukan setoran awal Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sesuai ketentuan yang berlaku.
Setelah proses administrasi selesai, calon jemaah akan memperoleh nomor porsi haji sebagai bukti resmi telah masuk dalam daftar antrean keberangkatan.
Nomor porsi haji sangat penting karena menjadi dasar penentuan jadwal keberangkatan. Semakin cepat seseorang mendaftar, semakin cepat peluangnya untuk berangkat ke Tanah Suci.
Masa tunggu haji reguler berbeda-beda di setiap daerah. Di beberapa wilayah Indonesia, antreannya mencapai belasan bahkan puluhan tahun.
Di Batam misalnya, masa tunggu (waiting list) keberangkatan haji reguler saat ini dapat mencapai sekitar 30 tahun.
Karena masa tunggu yang cukup panjang tersebut, banyak masyarakat yang memilih mendaftarkan diri sejak usia muda agar memperoleh nomor porsi lebih awal.
Cara Daftar Haji Plus
Bagi jemaah yang tidak ingin menunggu terlalu lama, tersedia pilihan program haji plus atau haji khusus.
Pendaftaran haji plus dilakukan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Calon jemaah dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai paket, jadwal keberangkatan, fasilitas, serta biaya yang ditawarkan.
Setelah memenuhi persyaratan administrasi dan melakukan pembayaran sesuai ketentuan, proses pendaftaran akan dibantu sepenuhnya pihak penyelenggara.
Salah satu alasan utama masyarakat memilih haji plus adalah masa tunggunya yang jauh lebih singkat dibandingkan haji reguler.
Selain itu, jumlah jemaah dalam satu kelompok biasanya lebih sedikit sehingga pelayanan dan pendampingan selama perjalanan dapat dilakukan secara lebih maksimal.
Haji plus juga umumnya menawarkan fasilitas yang lebih nyaman, seperti hotel yang lebih dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Kemudian layanan pendampingan yang lebih intensif, dan kenyamanan transportasi dan akomodasi selama menjalankan ibadah.
Haji Plus & Haji Reguler
Dari sisi biaya, haji reguler memang terlihat lebih murah dibandingkan haji plus. Program ini mendapatkan dukungan dan pengelolaan langsung dari pemerintah sehingga biaya awalnya relatif lebih rendah.
Sebaliknya, haji plus menawarkan berbagai fasilitas tambahan yang berdampak pada besarnya biaya yang harus disiapkan.
Namun apabila dihitung berdasarkan masa tunggu keberangkatan yang sangat panjang, selisih biaya tersebut tidak selalu sebesar yang dibayangkan masyarakat.
Sebelum memutuskan program yang akan dipilih, calon jemaah sebaiknya melakukan riset dan konsultasi terlebih dahulu.
Cari informasi mengenai legalitas penyelenggara, biaya, masa tunggu, fasilitas, serta rekam jejak pelayanan yang dimiliki.
Jangan mudah tergiur oleh tawaran keberangkatan cepat tanpa kejelasan izin dan legalitas. Pastikan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi yang sesuai dengan peraturan pemerintah demi keamanan dan kenyamanan selama beribadah.
Selain mempersiapkan dana, calon jemaah juga perlu mempersiapkan diri secara spiritual. Haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Memperdalam ilmu manasik haji, memperbaiki kualitas ibadah, menjaga kesehatan, serta memperkuat niat menjadi bagian penting dari persiapan menuju haji yang mabrur.
Solusi Cepat Berhaji Biaya Murah
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan nomor porsi haji khusus tetapi belum memiliki dana besar, kini tersedia solusi melalui program tabungan haji khusus yang ditawarkan TravelHaji.Or.Id (PT. Nettour Batam).
Melalui program ini, calon jemaah dapat mulai mendaftarkan diri dengan setoran awal Rp 2,5 juta yang lebih ringan dibandingkan ketentuan umum haji khusus.
Program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh nomor porsi haji khusus lebih cepat sambil mempersiapkan pelunasan biaya secara bertahap.
CEO PT. Nettour Batam, H. Kamaruddin Saban, menjelaskan bahwa banyak masyarakat beranggapan biaya haji plus selalu mahal.
Padahal, jika dihitung berdasarkan masa tunggu dan kenaikan biaya haji setiap tahun, kondisi tersebut belum tentu benar.
“Setoran awal haji regular sekitar Rp25 jutaan dan masa tunggunya 30 tahun. Program haji Nettour DP awal Rp70 juta bisa diganti dengan program cicilan Rp2,5 juta di awal dan langsung dapat nomor porsi haji khusus,” ujarnya.
Menurut Kamaruddin, faktor inflasi, kenaikan biaya operasional, dan fluktuasi nilai tukar mata uang menyebabkan biaya penyelenggaraan ibadah haji terus meningkat dari tahun ke tahun.
Sebagai ilustrasi, biaya haji reguler tahun 2022 sebesar Rp39.686.009, kemudian meningkat menjadi Rp47.429.308 pada tahun 2023 atau naik Rp7.743.299. Pada tahun 2024, biaya tersebut kembali naik menjadi Rp53.833.934 atau bertambah Rp6.404.626.
Jika rata-rata kenaikan biaya haji sekitar Rp6,4 juta per tahun dan masa tunggu haji reguler di Batam mencapai 30 tahun, maka akumulasi kenaikan biaya yang harus dihadapi calon jemaah tentu menjadi pertimbangan tersendiri.
Sementara itu, masa tunggu haji khusus yang berkisar sekitar 7 tahun membuat jemaah memiliki peluang berangkat lebih cepat dengan fasilitas yang lebih nyaman.
Karena itulah banyak masyarakat mulai mempertimbangkan haji khusus sebagai alternatif untuk mewujudkan impian berhaji tanpa harus menunggu terlalu lama.
Melalui TravelHaji.Or.Id, calon jemaah cukup membayar uang muka Rp 2,5 juta sudah dapat nomor porsi haji khusus. Selanjutnya cukup menabung selama 7 tahun dan bisa berangkat haji plus.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena calon jemaah harus mempertimbangkan faktor usia. Jangan milih biaya murah tapi pas berangkat haji sudah sangat tua dan renta, tentu ini harus dipikirkan dan dipertimbangkan keluarga calon jemaah,” jelasnya.